13/07/2008 06:04 Pilkada Jatim
Dari Sembako Gratis Hingga Goyang Erotis
Liputan6.com, Surabaya: Kampanye pasangan calon Gubernur Jawa Timur berlanjut sesuai dengan jadwal di kota-kota yang telah diagendakan. Sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur, Sabtu (12/7) hingga Senin mendatang adalah jadwal kampanye pasangan Sunaryo-Ali Maschan Musa atau di wilayah Madura. Namun, tim sukses pasangan ini tidak memanfaatkan waktu kampanye.
Pasangan dengan nomor urut tiga dari Partai Golkar itu baru akan berkampanye Ahad ini di Bangkalan, Madura. Sedangkan Senin mendatang akan menggelar pembagian sembako gratis di Kabupaten Sampang.
Sementara calon wakil gubernur Ridwan Hisam, pasangan calon gubernur Sutjipto dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, mendatangi warga di Kota Pasuruan. Dalam kampanyenya di depan ibu-ibu rumah tangga, Ridwan berjanji akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Usai berkampanye, ibu-ibu juga memperoleh bingkisan gratis.
Sedangkan calon gubernur Ahmady yang juga mantan Bupati Mojokerto berkampanye di Gelora Gajah Mada Mojosari, Mojokerto. Di hadapan 500 lebih massa pendukungnya, calon dari Partai Kebangkitan Bangsa ini berjanji akan memperbaiki program yang sudah ada. Achmadi juga berjanji akan lebih mensejahterakan masyarakat Jatim golongan menengah ke bawah.
Lain lagi dengan calon gubernur Sukarwo. Di hadapan ribuan pendukungnya dia berjanji bila bersama Saifullah Yusuf terpilih menjadi Gubernur Jatim 2008-2013, akan membuka lapangan kerja untuk mengurangi angka pengangguran. Sayang, goyangan erotis penyanyi masih menjadi suguhan dalam kampanye panggung terbuka.
Sementara pasangan Khofifah Indar Parawansa-Mujiono berkampanye di Stadion Notohadinegoro, Jember. Di hadapan ribuan pendukungnya Khofifah tidak menjelaskan secara rinci programnya ke depan jika terpilih menjadi Gubernur Jatim. Kampanye calon nomor urut satu ini juga mengajak beberapa artis Ibu Kota.(ADO/Tim Liputan 6 SCTV)
Sumber : http://www.liputan6.com/daerah/?id=162236



July 14th, 2008 at 2:48 am
Macam mana pula tuh PKS, partai yang katanya Islam malah melacurkan dirinya dalam sistem demokrasi macam ini, mana tuh celoteh2 mu yang katanya satu2 partai islam sejati, tak ada bedanya ama partai yang mengaku islam yang lainnya,klo PKS makan demokrasi ya seperti itulah
July 15th, 2008 at 10:02 am
Saya belum melihatnya, andaikata berita diatas benar adanya, sungguh sangat disayangkan. Ranah politik bisa membuat kita buta, terlena dan tergelincir. Kenikmatan-kenikmatan sudah menjadi tujuan politik, seyogyanya politik membuat kita bisa menjalankan Islam secara KAFFAH.
Semoga itu adalah kekhilafan sebagai khalifah. Jangan diulangi dan banyak2lah merenung dan istiqomah.
July 16th, 2008 at 9:01 am
Do’akan saja di lain waktu PKS dapat mengusung Cagub kader PKS sendiri, bukan mendukung orang bukan kader. InsyaAllah, goyang erotis tidak akan ditampilkan. Saya senang, cara membuat Headline yang hanya menampilkan kata-kata “PKS” supaya yang dapat getahnya hanya PKS, ada maunya ya. Ha ha ha ha yang benar aja BUNG !
Tanggapan :
Hanya menampilkan “PKS” karena kalau partai lain menggelar goyang dangdut (yang erotis), itu sudah biasa sehingga kurang bernilai berita. Sementara kalau “PKS” terlibat, maka itu “luar biasa” sehingga mempunyai nilai berita. Jadi, tulisan tersebut bukan bermaksud membuat “PKS” kena getahnya.
July 19th, 2008 at 11:18 am
Karena PKS mengeklaim Partai Islam, Maka kami Perhatian, Karena PKS mengeklaim Partai Dakwah maka Kami peduli.Kalau Partai lain udah biasa seperti itu, La ini Partai Yang Katanya mengusung Dakwah????
July 19th, 2008 at 11:21 am
Supaya jelas aja maksudnya, dan Rakyat berfikir jernih untuk memilih wakilnya ( kata Ketua MPR di madiun Kemarin…?)
July 21st, 2008 at 4:41 am
Saya sependapat dengan Mas Bremartojo.
Kepada pengelola web ini dimohon jangan terlalu memojokan PKS. Harus seimbang dalam mengolah berita.
Sejauh mana sih Anda telah berkontibusi terhadap kepada negara/islam dibanding pks? mungkin anda belum ada apanya???? ia kan?
July 21st, 2008 at 4:42 am
Saya sependapat dengan Mas Bremartojo.
Kepada pengelola web ini dimohon jangan terlalu memojokan PKS. Harus seimbang dalam mengolah berita.
Sejauh mana sih Anda telah berkontibusi terhadap negara/islam dibanding pks? mungkin anda belum ada apanya???? ia kan?
July 22nd, 2008 at 8:01 am
Saudaraku, saya tahu anda sekalian berharap dengan PKS seperti juga saya. Tapi ingat, jangan sampai harapan kita itu dihapus oleh kita sendiri. Kalo memang ada hal yang tidak baik pada yang kita harapkan, naka ada baiknya memberikan kontribusi. Tapi kalau kita hanya bisa caci maki, namanya kita juga tidak sehati. Dan itu akan membuat musuh menjadi senang hati. Jangan sampai mengapus kebaikan sepanjang masa dengan kekecewaan sesaat dan itu bakuan pula hasil sendiri.
Ingatlah, ketika Rasulullah selalu dimaki-maki (dikecewakan) oleh seorang Yahudi tua yang selalu disuapin oleh Rasulullah, beliau hanya diam. Tapi si Yahudi baru menyadari bahwa orang yang dia maki-maki adalah orang yang selama ini menyuapinya makan. Hal ini baru ia ketahui ketika Rasulullah telah meninggal dan ABu bakar yang menggantikan Rasulullah termasuk menyuapi si Yahudi tersebut dengan makanan. Dan ketika si Yahudi bertanya kemana orang yang biasa menyaupinya dan ketika Abu bakar mengaku bahwa ialah orangnya, yahudi tersebut tidak percaya, kerena dari caranya menyaupi juga lain. Danb ketika diberitahu bahwa orang yang menyaupinya adalah Rasulullah dan telah meninggal, barulah si Yahudi tua tadi menyadari betapa baiknya orang yang selama ini ia maki-maki.
July 28th, 2008 at 11:52 am
Aneh juga, jika ada komentar/tulisan yang tidak enak di baca oleh kader/simpatisan PKS tentang PKS sendiri, maka dianggap caci maki. Meskipun tidaka ada kata2 kasar/kotor dalam komentar/tulisan tersebut.
Padahal berita tersebut atas ulah PKS sendiri. Saat acara FORTUNA, disiarkan lagu2 dangdut, sehingga kaum ibu2 bergoyang. Tapi PKS “lepas tangan” dengan beragam alasan yang dikeluarkan oleh kader/simpatisan.
Pilkada di Maluku, pasangan PKS-PAN menghadiri Inul untuk goyang ngebor. Lagi2, PKS “lepas tangan” dengan beragam alasan yang dikeluarkan oleh kader/simpatisan.
Sekarang terjadi di JATIM….
Disinilah jika kita loyal dan fanatik kepada partai dan bukan kepada Islam. Berbagai alasan kita keluarkan demi membela partai kita. Dan pada akhirnya, biasanya akan menanyakan apa yang dilakukan oleh mereka yang “mencaci-maki” PKS, seolah2 untuk menunjukan bahwa PKS telah melakukan banyak hal dan yang lain tidak. Inilah tanda2 orang yang tidak mampu membela secara argumentatif, tapi hanya secara emosi:D
July 30th, 2008 at 11:39 pm
Assalamu’alaikum
Benar apa yang pak ramadhan al-muhtasib katakan, ternyata memang kalo orang sudah fanatik pada partainya kebanyakan lupa dengan islamnya, walaupun partai itu partai yang berazaskan islam,
July 31st, 2008 at 10:02 am
Pilkada di Maluku saya selalu mengikuti krn saya memang org maluku asli, tp selam PKS kampanye di sana belum pernah & tidak ada saya menemukan & melihat kampanye PKS dgn panggung Inul, kalo pak Ramadhan bisa buktikan dimana kampanye PKS tsb ?
August 6th, 2008 at 7:06 am
afwan.. ana sama sekali tidak berniat mencaci-maki siapapun.. Insya Allah ana sangat peduli dengan ukhuwah..
ana bukan kader PKS namun ana pengen menasihati saja.. meskipun waktu goyang erotis ditampilin, bendera PKS ama PAN diturunin(dari yang semula dikibarkan).. tapi kemaksiatan tetap terjadi..
ana kira sudah jelas kaidah ushulnya, lebih utama menjauhi maksiat dari pada mendekati kebaikan..
inilah akibatnya kalau berkoalisi dengan partai sekuler..
mudah-mudahan kedepannya PKS dan PAN tidak lagi mengikutsertakan orang2 sekuler dalam kegiatannya.. tapi perjuangkan kader sendiri..
wallahu’alam bishawab
August 7th, 2008 at 6:00 am
Mudah2an aja PKS ndak berubah jadi ‘PSK’ ih ngeri dech.
August 7th, 2008 at 1:32 pm
Insya Allah kalau yang ini dari pihak PKS pun tidak menginginkannya. Cagub/cawagub yang diusung pun bukan dari internal partai. apalagi partai yang mengusung juga bukan hanya PKS.
yah, semoga kejadian yang ke sekian kali ini tidak akan terulang lagi.
oh iya, kayaknya ini situs punya HTI yah…? (nanya aja, coz beritanya banyak tentang HTI, trus ada foto bendera HTI juga)
August 14th, 2008 at 11:57 am
terlalu banyak orang miskin orang tertindas dimana si alloh yng katanya kun fayakun tetep aja banyak orang sengsara gak ketolong orang dajal2 nya juga para oenag kayai ustad
mending tukang becak yang ga pernah solat dari pada kyai solat tapi tukang munafik