Thursday , 2 October 2014
Kotak Kado Internasional

Analisa Politik: Jika Khilafah Berdiri di Suriah

Banyak yang yakin, jika khilafah tegak di Suriah maka tidak akan bertahan lama. Karena jauh-jauh hari sebelumnya pasukan koalisi yang dipimpin AS dengan kapal induknya, Rusia dengan kapal induknya juga, kini berada di perairan Suriah (lihat: http://www.islamtimes.org/vdcgu79xxak9qt4.1ira.html ). Apalagi NATO, Jerman, Belanda, dan AS telah mempersiapkan rudal patriotnya di perbatasan Turki dan Suriah (lihat: http://dunia.news.viva.co.id/news/read/372521-nato-tempatkan-rudal-patriot-di-perbatasan-turki-suriah ).

Perlu dicatat bahwa khilafah kaum muslim saat itu nanti adalah lebih hebat daripada penulis, sehingga apapun yang penulis tuangkan dalam tulisan ini hanya sekedar analisa pembacaan dari situasi terkini, dan juga sejarah Islam di Suriah.

Pelan tapi pasti, mujahidin di Suriah telah menguasai sebagian besar wilayah Suriah, sehingga makin hari kekuasaan Bashar Assad makin terdesak dan membuatnya tidak bisa tidur nyenyak. Setiap saat, ia dan keluarganya terpaksa berpindah-pindah tempat tidur (lihat: http://m.merdeka.com/dunia/assad-bersama-keluarga-mengungsi-ke-kapal-perang.html ). Bukan hanya Basyar, AS dan sekutunya juga tidak bisa tidur nyenyak, termasuk para penguasa boneka di Timur Tengah. Inilah yang membuat mereka bekerja keras siang malam untuk mengaborsi revolusi Islam di Suriah, agar menggagalkan cita-cita menegakkan khilafah. Jika ini gagal, maka AS dan sekutunya sudah mempersiapkan skenario “Perang Salib”.

Saat ini kapal induk AS USS Eisenhower dilaporkan sudah merapat di perairan Suriah, di laut Mediterania. Kapal perang AS itu membawa 8 skuadron jet tempur dan 8.000 prajurit. Pengiriman kapal induk AS ini menyusul keputusan NATO pada tanggal 4/12/2012 untuk menyebarkan sistem rudal Patriot di sepanjang perbatasan Turki dengan Suriah (lihat: http://www.islamtimes.org/vdcgu79xxak9qt4.1ira.html). Bahkan jauh sebelumnya, pada Juli 2012 kapal perang Rusia sudah melakukan konvoi di perairan Suriah (lihat: http://internasional.kompas.com/read/2012/07/10/23571830/Konvoi.Kapal.Perang.Rusia.Kembali.Bergerak.ke.Suriah ). Rusia juga telah mengirimkan kapal induknya, Kuznetsov ke Suriah (lihat: http://siberianlight.net/russia-sends-aircraft-carrier-to-syria ).

Semua ini menunjukkan betapa luar biasanya ketakutan mereka terhadap berdirinya khilafah di Suriah. Jika mereka tidak dapat menggagalkan berdirinya khilafah di Suriah, mereka sudah siap menggempur khilafah yang baru berdiri itu dari berbagai penjuru.

Kaum muslim di Suriah tidak dapat dipisahkan dari induk kaum muslim di Syam, karena mereka adalah satu. Mereka disebut Syam ar-Rasul, wilayahnya disebut sebagai Syafwa Biladillah.Keteguhan mereka telah dinyatakan oleh nabi dalam hadits, bahkan mereka telah dijamin dan dilindungi oleh Allah, melalui lisan Nabi-Nya. Nabi bersabda, “Idza fasada Ahlu as-Syam la khaira fikum (Jika penduduk Syam telah rusak, maka tidak ada lagi kebaikan di tengah-tengah kalian).” (HR. Ahmad, at-Tirmidzi dan Ibn Hibban).

Wilayah Syam: Libanon, Suriah, Yordania, Palestina, Irak.

Dulu wilayah ini dibebaskan oleh Abu Ubaidah al-Jarrah dan Khalid bin al-Walid pada tahun 14 H/637 M di masa Khilafah Umar bin al-Khatthab. Pernah menjadi ibukota Khilafah pada tahun 40-132 H/661-750 M. Dari sinilah, Muhammad bin al-Qasim at-Tsaqafi membebaskan India; Qutaibah bin Muslim al-Bahili membebaskan Samarkand; Thariq bin Ziyad dan Musa bin Nushair membebaskan Spanyol; Maslamah bin Abdul Malik mengepung Konstatinopel. Semuanya di era Khilafah Umayyah.

Saat Perang Salib, wilayah ini berhasil dikuasai oleh tentara Salib, dan dibebaskan kembali oleh pasukan Nuruddin az-Zinki dan Shalahuddin al-Ayyubi, kemudian disatukan kembali dalam pelukan khilafah. Setelah era Khilafah Utsmaniyyah, wilayah ini bergabung dengan khilafah tahun 1516-1918 M, hingga jatuh ke tangan Prancis tahun 1920 M.

Keistimewaan penduduk Muslim Suriah, sebagai bagian dari Ahl as-Syam, yang dinyatakan dalam hadits Nabi di atas bisa dibuktikan dalam sejarah perjuangan rakyat palestina yang tidak pernah padam, sejak dimulainya pendudukan Israel tahun 1948 hingga saat ini. Kini gambaran itu juga tampak pada perjuangan mujahidin Suriah, yang sudah memasuki 28 bulan perlawanan mereka untuk menggulingkan rezim kufur Bashar Assad, la’natullah. Selain itu, darah sahabat agung, Abu Ubaidah, Khalid bin al-Walid dan lain-lain, juga darah ksatria agung, seperti Shalahuddin al-Ayyubi dan lain-lain juga mengalir dalam diri mereka. Para pejuang Muslim Suriah dan Palestina saat ini adalah cucu-cucu Khalid bin al-Walid; cucu-cucu Abu Ubaidah al-Jarrah; cucu-cucu Shalahuddin al-Ayyubi, dan para ksatria agung mereka. Hanya saja, sejarah itu ditutupi oleh penindasan rezim kufur yang ditanamkan di tengah-tengah mereka oleh kaum kafir penjajah.

Karena itu, kaum Muslim di Suriah, sebagaimana di Palestina, Yordania dan Libanon mempunyai potensi yang kuat dan mengakar dalam tubuh mereka darah-darah agung para sahabat dan ksatria agung di masa lalu. Potensi ini, ditambah dengan potensi keimanan yang kuat dalam diri mereka, menjadi pondasi yang kokoh bagi khilafah di sana. Karena itu, meski secara fisik dan materi, saat ini wilayah tersebut porak-poranda akibat perang, tetapi dengan potensi yang mereka miliki itu, dengan cepat kerusakan tersebut akan bisa dipulihkan. Bahkan, kerusakan itu tidak menghalangi wilayah tersebut untuk menjadi ibukota khilafah kembali.

Dengan potensi seperti ini, persyaratan dasar bagi tegaknya khilafah di suatu wilayah bisa terpenuhi. Tinggal bagaimana khilafah mempertahankan kekuasaannya dari gempuran musuh-musuh yang kini sudah siap menyongsong Perang Salib berikutnya itu? Dilihat dari peta wilayah, saat ini, AS, Rusia, dan sekutunya telah memarkir kapal induknya di perairan Suriah, berbatasan dengan Libanon. Di sebelah Libanon, ada Yordania. Di sebelahnya lagi ada Irak, berbatasan dengan Turki.

Dengan kondisi seperti ini, yang bisa dilakukan oleh khilafah, tentu tidak mungkin melawan kekuatan AS, Rusia dan sekutunya itu sendiri, terlebih para penguasa di sekelilingnya adalah agen AS dan Inggris. Maka, khilafah bisa menyatukan Yordania dan Libanon terlebih dulu. Caranya dengan memanfaatkan kekuatan dan pengaruh kaum Muslim di kawasan tersebut. Ketika Suriah, Yordania dan Libanon berhasil disatukan, maka tidak mustahil Irak, Turki, Mesir, dan Pakistan juga bisa. Khilafah juga akan menyerukan kepada seluruh kaum Muslim di seluruh dunia untuk segera bergabung dengan khilafah, dengan memberikan bai’at tha’at kepadanya. Setelah itu, mereka harus bahu-membahu memberikan bantuan yang dibutuhkan oleh khilafah untuk melawan musuh-musuhnya. Karena khilafah ini adalah negara mereka.

Jika ini terjadi, maka Perang Salib ini akan mengulangi peristiwa Perang Ahzab, pasukan kaum Muslim yang dipimpin oleh Nabi SAW saat itu dikepung oleh pasukan koalisi yang terdiri dari kafir Quraisy, Yahudi dan munafik. Persis sama seperti saat ini. AS, Rusia dan sekutunya seperti kaum kafir Quraisy saat itu, sementara Yahudi, sejak tahun 1948 sudah ditanamkan di wilayah itu, dan kaum munafik tampak para penguasa Turki, Iran, Yordania, dan lain-lain. Dengan izin dan pertolongan Allah, pasukan koalisi kaum kafir, dan munafik ini pun akan kembali dikalahkan oleh Jaisy Muhammad SAW (pasukan Muhammad saw), tentara Khilafah Rasyidah ‘ala Minhaj Nubuwwah yang kedua. Wallahu a’lam.

Pusat Souvenir Pernikahan
  • zakaria akhmad

    amin..segerakan ya Allah..

  • Bundanyasani

    Allahu Akbar,Ya Allah patutkanlah untuk mereka dan kami pertolonganMu!!!Bantulah kami menegakkan panji2 agamuMu…aamiin!!!Allahu Akbar

    • Nina

      Aamiin..

  • musdalifah muchlis

    kami benar2 merindukan tegaknya daulah khilafahh penegak hukum islam

  • M Hadiahyar

    mari berdo’a agar khilafah dan kebangkitan islam segera bangkit

  • Kamen_knight10

    ALLAHU AKBAR!!!

    THE SUPER STATE RETURNS

    ALLAHU AKBAR!!!

  • Bapsi Unimed

    Tulisannya bagus. Nama penulisnya koq tdk dicantumkan?

  • Omganteng22

    bukanya AS menempatkan rudal patriot di turki adalah atas permintan pemerintah turki sebagai wujud kekhawatiran akan serangan rudal2 rezim Suriah…???? analisanya lebay banget deh kayaknya, ada perang salib segala… :D
    yg perlu dikhawatirkan itu adalah bantuan persenjataan AS kepada pasukan oposisi dan para mujahidin…

  • Kabarmuna

    berita bodoh, kalau tidak tau kenyataannya mending diam, diam juga bisa menyembunyikan kebodohan, kenyataannya amerika inggris prancis arab saudi qatar dan turki bekerjasama dengan pihak oposisi, mana ada ada amerika takut sama oposisi. khilafa apa yg kamu maksud, mimpi kamu, khilafah itu mimpi yg tidak akan pernah jadi kenyataan, khilafah dari mana, ibukotanya dimana, negaranya mana, pemipinnya siapa, konsepnya saja tidak jelas, sunni bodoh mending kalian berhenti dan malu sama syiah, coba lihat mereka dengan konsep imamahnya, rakyat nya jauh lebih sejahtera, dan keamanan negerinya lebih terjaga. belajar sejarah dulu baru belajar tulis berita,,,

  • hardy

    sesama saudara muslim saling bunuh ? kesian….., apa halalkah darah seorang muslim ketika hatinya masih menyebut laa ilaha ilaallah…?, mari kita perbaiki diri kita, masyarakat kita untuk lebih islami sehingga kita bisa dengan bangga menyambut fajar khilafah yang cemerlang tanpa intrik politik individu dan golongan, Allah Pasti menolong agamanya :)

  • Anti Syiah Laknatullah

    Khilafah Islam tegak di Syam … Kaum Kafir Syiah pembantai kaum Muslim dan pendukung Yahudi & Nasrani akan di binasakan Allah Ta’ala. Allahu Akbar …. Laa iLaaha iLLAllah … Muhammad Rasulullaah !!!

  • ting

    Om . . . .

    Mau nanya nih, iseng mampir kesini setelah ada yang iklan ni website di sebelah. Seperti apakah sih konsep negara khilafah itu, maksudnya pemilihan khilaf ahnya, trus pengawasan pemerintahan, dll? Contohnya seperti negara mana? Dan menurut om siapakah yang paling pantas untuk menjadi khilaf ah itu ?

    Terima kasih, bukan troling atau nyepam. Salam :)

  • Nasionalis

    eh buset lo bikin berita liatnya cuma di satu chanel doank sih ya.. gimana toh mas.. AS bantu pemberontak , rusia bantu tentara pemerintahan .. nah kepentingan nya apa dibalik itu semua?? amerika cuma ga mau senjata kimia dipake tentara pemerintahan suriah dan konflik meluas ke mana mana , kalau ente mank ngikutin pemberitaan timur tengah ,.. nah kalau sampe dipake ya perang disana bakalan , perang kayak lo liat sebelumnya .. di afganisthan.. nah lo mah aneh ya .. bikin web bawa bawa israel , lah bawa bawa agama.. cuiii itu perang antar pengusa yang haus akan kekuasaan dan sumberdaya..

    wah nie domain kudu di block .. atau jangan jangan nie domain piaraaan seseorang yang ingin memperkeruh suasana…

    ga usah bawa bawa agama.. dan ga usah memperkeruh susana.. nie web piaraan siapa sih ..

Partisipasi Via Email Redaksi